Terbang Bersama Eurofly Bag I
Siap dibaca
Pengaturan Suara
Bercita-cita menjadi pilot adalah salah satu impian anak kecil di dunia, termasuk juga penyandang tunanetra. Memang untuk saat ini, tunanetra belum mampu menerbangkan pesawat. Namun ternyata, ada satu cara yang bisa membuat tunanetra “merealisasikan” cita-citanya menjadi pilot. Penasaran? Ikuti ulasan berikut!
Seorang pengembang asal Slowakia, Stefankiss, menjawab impian tunanetra untuk dapat menjadi pilot. Bersama teman-temannya, Stefankiss menciptakan software game bernama Eurofly.
Eurofly adalah audio game simulator pesawat yang hampir mendekati real. Di dalam game ini, tunanetra akan ditantang untuk menjadi seorang pilot yang mampu membawa penumpang dari bandara asal ke bandara tujuan. Seperti pesawat pada umumnya, game ini juga mengharuskan seorang pilot untuk mengaktifkan segala komponen yang ada di ruang kemudi pilot (kotpit). Dengen kata lain, tidak hanya sebatas lepas landas dan mendarat saja. Pemain game ini harus bisa mengaktifkan komponen-komponen pesawat dengan benar, seperti menghidupkan lampu, memasang sabuk pengaman pilot, mengisi bahan bakar, minta izin terbang, dan hal-hal lainnya. Karena game ini khusus untuk tunanetra, pastinya 100% aksesibel.
Untuk bisa bermain game ini, tentu kita harus sudah memasang game-nya. Bagi yang belum memilikinya, silakan unduh di
https://stefankiss.sk.
Apabila sudah memasang game Eurofly-nya, langkah berikutnya kita diminta untuk membuat profil yang ada dalam menu profile. Langkah selanjutnya, pilih creat new profile dan enter. Di sana, silahkan membuat profil sesuai nama yang diinginkan. Ketika sudah membuat profil, maka game-nya sudah dapat dimainkan, namun masih terbatas.
Seperti pilot pada umumnya, tentunya tidak dapat langsung membawa pesawat yang berukuran sedang (seperti Boeing 737, Boeing 747, dan Airbus A320) maupun besar (seperti Boeing 777 dan Airbus 380). Di dalam game ini, pemain akan ditantang untuk terlebih dahulu bisa menguasai pesawat yang berukuran kecil seperti cessna, Beechcraft, dan lain-lain.
Selain itu, jabatan pilotnya pun "In Training 1", Yang artinya, belum diperbolehkan melakukan banyak hal seperti membawa penumpang dan terbang melintasi negara lain. Agar bisa mengatasi segala keterbatasan ini, kita harus mampu menyelesaikan serangkaian misi yang akan kita temukan di menu task.
Dalam 10 misi pertama (task 00-09), kita akan membawa pesawat berukuran kecil atau pesawat kategori 1 tanpa membawa penumpang. Apabila melanggar persyaratan dari misi yang diberikan, ketika telah berhasil tiba di bandara tujuan, misi kita tidak akan dianggap lengkap atau task-not-complete. Setelah berhasil menyelesaikan 10 misi pertama itu, jabatan pilot seorang pemain akan naik menjadi "In Training 2".
Dalam 10 misi kedua (task 10-19), dengan jabatan "in training 2" ini, kita sudah diperbolehkan membawa penumpang, dan pada beberapa misi, dapat merasakan menerbangkan pesawat berukuran sedang atau pesawat kategori II meski belum dapat menggantinya dengan pesawat kategori II lainnya.Dibandingkan 10 misi pertama, jarak tempuh pada 10 misi kedua ini lebih jauh. Pemain mulai diuji kesabaran dan konsentrasinya dalam menghadapi hal-hal tak terduga. Berhasil menyelesaikan 10 misi kedua ini berarti jabatan pilot akan naik menjadi novis.
Dalam 10 misi ketiga (task 20-29), kita sudah diperbolehkan terbang ke negara lain. Tantangan pada 10 misi ketiga ini di antaranya, tidak boleh memasuki negara yang dilarang, mendarat di bandara transit, dan jarak tempuh yang semakin jauh. Meskipun begitu, kini kita dapat merasakan membawa pesawat kategori 2 di menu free flying atau bisa menggantinya di menu task, tapi tergantung juga pada bandara asal dan tujuannya. Jika telah berhasil menyelesaikan 10 misi ketiga ini, jabatan pilot seorang pemain kembali naik menjadi Assistant Co-pilot.
Sepuluh misi keempat (task 30-39) masih sama seperti tiga 10 misi sebelumnya. Hanya, makin banyak negara yang tidak boleh dimasuki, serta bandara transit yang bertambah. berhasil menyelesaikan 10 misi keempat ini, jabatan pilot pun akan naik lagi menjadi Co-pilot.
Selanjutnya adalah 10 misi kelima (task 40-49). Jika tadinya kita hanya dapat terbang di benua Eropa, dalam 10 misi kelima ini kita sudah dapat terbang di benua Afrika. Tentunya, semakin tinggi jabatan dan misinya, maka jarak tempuh semakin panjang. Menghindari negara terlarang pun masih berlaku. Emosi pemain dalam permainan game ini terus diuji. Jika telah berhasil melewati 10 misi kelima ini, kembali jabatan pilotnya naik menjadi Assistant of the First Pilot.
Dalam 10 misi keenam (task 50-59), di menu free flying, kita sudah dapat merasakan pesawat kategori 3. Namun untuk di menu task, masih didominasi pesawat kategori 2. Walaupun begitu, kita dapat menggantinya--tapi tetap tergantung dari bandaranya. Dimisi keenam ini, kita akan terbang ke Asia. Jika berhasil menyelesaikan misi keenam ini, jabatan pilot kembali naik menjadi first pilot.
Dijabatan First pilot atau 10 misi ketujuh (task 60-69), kita akan terbang ke benua Australia, beberapa negara di Asia Tenggara, dan Negara yang ada di pulau-pulau kecil lainnya. Termasuk juga akan terbang ke Antartika. Kenikmatan dimisi ini, kita tidak akan menemukan negara yang dilarang. Namun tentu saja, jaraknya semakin jauh. Salah satunya misi ke 69 yang menantang kita untuk terbang sejauh 15000km. Dalam kata lain, kita harus bisa mengatasi masalah di bahan bakar dan meminimalisir waktu tempuh. Apabila berhasil menyelesaikannya, maka jabatan pilotnya akan naik menjadi Captain.
Tiba di 10 misi kedelapan (task 70-79), kita akan merasakan terbang di benua Amerika Utara dan beberapa negara di Eropa. Masih sama dengan rangkaian 10 misi sebelumnya, kita akan menikmati terbang tanpa perlu menghindari negara apa pun, kecuali di misi ke 70, ketika harus menghindari negara Austria yang, penulis yakin, bisa diatasi dengan mudah karena kita telah terbiasa. Meskipun demikian, di misi ini tantangannya adalah perizinan yang makin banyak untuk dapat memasuki negara baru. Seperti diketahui, Amerika Serikat memiliki 50 negara bagian. Di sinilah seorang pemain harus tetap fokus. jika berhasil menyelesaikan 10 misi kedelapan ini, jabatan pilot akan naik menjadi Teacher Pilot.
Kemudian, tibalah kita di 10 misi kesembilan (task 80-89) atau 10 misi terakhir di task basic. Di sini kita akan terbang ke benua Amerika Selatan. Di misi ini, tantangan menghindari negara yang dilarang kembali berlaku. Seperti menghindari negara Venezuela, Chili, Ekuador, dan 3 kali di negara Kolombia. Lalu menjelang misi terakhir, perlahan kita akan kembali ke Eropa. Di misi terakhir atau task ke 89, kita akan mendarat sebanyak 12 kali. Terbang dari London, transit ke Prancis, Italia, Alexandria-Mesir, Dubai-Uni Emirat Arab, India, Singapura, Hong Kong, Jepang, Hawaii, California, New York, dan kembali lagi ke Inggris. Setelah berhasil menyelesaikan semua misi, maka jabatan terakhir yang akan didapatkan adalah Inspector.
Nah, setelah sedikit gambaran tentang game Eurofly, seperti apa cara bermain game tersebut? Temukan selengkapnya di edisi majalah GB berikutnya.
Penulis: Rino Jefriansyah, S. S.
Editor: Fugy Iin Saputri
Tulisan ini pernah dimuat di
Majalah Gema Braille
edisi anak-remaja Juli-Agustus 2019. Majalah braille berskala nasional pertama di Indonesia untuk teman-teman disabilitas netra.
0
Komentar 0